dejournalindonesia – Percepatan uji KIR kian digalakkan oleh Komisi III DPRD Bontang. Salah satu lahan yang dinilai dapat mempercepat realisasi itu, yakni lokasi lahan yang ditunjuk Dishub di Lok Tuan.

Sebab, semua persyaratan administrasi mulai DED, feasibility study, andalalin bahkan rincian anggaranya pun sudah siap. Tinggal proses pembangunan dan pencairan anggaran.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi III, Agus Suhadi, dia menyetujui lokasi Uji KIR itu di Lok Tuan. Sehingga percepatan pembangunan tidak ditunda-tunda.

“Kalau saya lebih cenderung pembangunan disini (Lok Tuan) karena percepatan dan Dishub sudah melalui proses yang panjang,” katanya saat sidak di lokasi tersebut, Senin (31/5/2021).

Senada, Anggota Komisi III, Abdul Samad pun menegaskan bahwa pematangan lahan tersebut memang diperuntukkan untuk Dishub.

Kata Samad, lokasi itu menjadi salah satu tempat strategis untuk mengadakan Uji KIR. Namun, yang berhak menentukan lokasi tersebut diperuntukkan untuk Dishub atau Kelurahan Lok Tuan, itu menjadi keputusan dari pimpinan daerah.

“Saya pikir tidak perlu diperdebatkan. Dan ini memang sudah dianggarkan untuk pematangan lahan, dan jelas untuk perhubungan,” ucapnya.

Sementara itu, pandangan dari anggota dewan lainnya, yakni Abdul Malik menyebutkan, dari hasil kunjungan ke daerah lain, dia bilang lokasi uji KIR itu jauh dari mobilisasi masyarakat.

Faisal pun beranggapan sama, bahwa lokasi Uji KIR tidak boleh dekat dengan pemukiman, sebab kendaraan yang akan melakukan uji KIR tidak hanya kendaraan ringan melain kendaran berat juga.
Dia menilai, akses lokasi yang di Lok Tuan terbilang padat.

“Di Kutim saja jauh dari pemukiman warga. Nah kami mau cek yang di Bontang Lestari, kalau disana lebih pantas dan layak, kami akan rekomendasikan itu,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *