dejournalindonesia – Sudah 3 Pekan, Kelurahan Berbas Pantai berhasil bertahan pada Zona Hijau dari Pandemi Covid-19 yang dirilis dari pihak Dinas Kesehatan Bontang, (10/06/2021).

Saat dikonfirmasi terkait hal ini Lurah Berbas Pantai, Rendy Maulia, S.IP. Mengatakan Ini apresiasi tersendiri dari Tim atau Satgas Kelurahan yang telah bertugas selama ini, kami rutin tiap minggu kadang seminggu dua kali di daerah yang rawan keramaian seperti, Pasar Malam Berbas, Kawasan Pujasera Mangrove dan Pesisir Kampung Nelayan.

“Setiap minggu kami sosialisasi disana untuk menghimbau warga menggunakan masker, karena yang namanya pusat pertokoan dan tempat wisata selalu dikunjungi orang,”ujar Rendy.

Rendy menjelaskan fungsi dari garda atau perangkat RT disini sangat berperan aktif, informasi dari lingkungannya saling sinergi antar perangkat diatas dan dibawah, kadang dari kami yang memberitahukan mereka atau dari informasi mereka sendiri seandainya ada yang positif untuk melakukan pendampingam dan juga dalam proses isolasi mandirinya.

Untuk informasi, sudah hampir 3 Pekan ini semua Kelurahan atau Wilayah di Bontang, pelan tapi pasti keluar dari Zona Merah, menurut data yang dirilis terakhir dari Media Sosial Promkes, Dinas Kesehatan Bontang, per Tanggal 8 Juni 2021, tidak ada satupun Kelurahan di Bontang yang masuk Zona Merah, semoga ini menjadi angin segar bagi Satgas Penanggulangan Covid-19 dari tingkat Kota sampai Kelurahan bisa terus meningkatkan pelayanan dan program penanggulangan yang telah dijalankan.

Adanya Satgas dan Garda Isoman yang telah di launching di Kelurahan Berbas Pantai yang telah berjalan beberapa bulan ini, cukup berjalan efisien sesuai dengan program yang dicanangkan dalam pengawasan, pemantauan dan pengawalan.

“Dengan giat yang telah berjalan ini kami berharap bagi masyarakat bisa lebih paham, dengan keadaan yang sepertinya longgar ini tapi sebenarnya tidak demikian saat mereka mengadakan kegiatan atau acara seperti hajatan dan semacamnya, protokol kesehatan harus diperhatikan bahwa Covid ini sangat berbahaya jika seandainya kita tidak disiplin kami tidak melarang semua kegiatan mereka akan tetapi ada aturan-aturan protokol kesehatan yang harus dipatuhi, berusaha untuk untuk melakukan pola hidup new normal ini dengan masih ada nya pandemi covid-19”. Tutup, Rendy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *