Mendagri Minta APBD 2022 Pemda Kurangi Belanja yang Tak Efisien

Gambar ilustrasi

dejournalindonesia – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan Surat Edaran (SE) Mendagri No.910/4350 SJ tentang Kebijakan Dalam Penyusunan APBD Tahun Anggaran (TA) 2022. Melalui SE tersebut Tito mengingatkan agar pemerintah daerah mengubah budaya kerja.

Salah satunya dengan melaksanakan kerja digital dalam menggelar pertemuan/rapat. Selain itu dia meminta agar daerah mengurangi belanja yang tidak efisien.

“Dan mengurangi belanja yang tidak efisien dalam belanja barang, belanja jasa, belanja pemeliharaan, belanja perjalanan dinas yang digunakan untuk operasional kantor, serta belanja aparatur,” tulis Mendagri dalam SEnya dikutip dari pers rilis Puspen Kemendagri, Jumat (20/8/2021).

Dengan mengurangi belanja yang tidak efisien diharapkan dapat dialihkan kepada pos-pos yang lebih penting.

“Dengan demikian, anggaran yang tersedia dapat dialihkan pada belanja yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar Mendagri melalui Senya.

Selain itu Mendagri dalam SE-nya juga mengarahkan agar pemerintah daerah dalam menyusun program, kegiatan, sub kegiatan, dan anggaran dalam APBD tahun 2022 dilakukan secara efisien, efektif, dan tidak bersifat rutinitas.

“Tak hanya itu, penyusunan juga diarahkan untuk tidak monoton, tetap antisipatif, responsif, serta fleksibel dalam menghadapi dinamika pandemi dan perekonomian,” lanjutnya.

Sumber berita : Okezone telah terbit dengan judul APBD 2022, Mendagri Minta Pemda Kurangi Belanja yang Tak Efisien

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post 403 KK Terima Beras Bulog Tahap Pertama Untuk Wilayah Berbas Tengah
Next post Kelurahan Tanjung Laut Indah Menerima Penyerahan Simbolis Bansos Cadangan Beras Pemerintah Tahun 2021