dejournalindonesia – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika secara resmi meluncurkan fasilitas baru berupa layanan nomor tunggal panggilan darurat emergency call 112 di Pendopo Rujab Walikota Bontang Rabu, (25/8).

Layanan ini dapat menerima informasi penting yang menyangkut keamanan kota, keselamatan jiwa manusia dan harta benda, bencana alam serta wabah penyakit.

Panggilan nomor darurat 112 di Kota Bontang ini layaknya nomor panggilan darurat 911 di Luar negeri. Apalagi panggilan darurat 112 ini langsung terhubung ke operator di Command Centre Diskominfo Bontang, sehingga lebih cepat.

“Nggak Susah lagi cukup tekan 112 saja, bebas pulsa lagi,” ucap Wali Kota Bontang, Basri Rase saat melaunching Call Center 112 di Pendopo Rujab Wali Kota.

Ini merupakan wujud inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Oleh karena, itu kepada semua OPD dan instansi terkait untuk responsif menerima aduan yang masuk, sehingga fasilitas layanan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat,”Ujar Basri.

Diketahui saat ini setiap instansi memiliki call center darurat berbeda. Seperti 115 untuk bencana, 118 untuk ambulans, 110 untuk Kepolisian, dan 113 kebakaran. Dengan adanya emergency call 112 semua akan terintegrasi dengan baik.

Sementara, Kepala Dinas Kominfo Bontang Dasuki, mengatakan 112 berlaku secara internasional, saat ini ada 48 negara yang sudah menggunakannya. Kini Bontang menjadi kota ketiga di Kalimantan Timur yang memberlakukan emergency call 112 ini.

Pihaknya juga telah melakukan pelatihan untuk operator emergency call layanan ini akan berjalan selama 24 jam, serta ruang call center yang akan dipusatkan di sekitaran lantai 2 Gedung tiga Dimensi.

“Ini juga untuk mewujudkan visi-misi Wali Kota dan Wakil Walikota,” ujarnya.

Dasuki berharap adanya call center ini semua tindakan dan kewaspadaan menjadi terintegrasi dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *