Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun Mempertanyakan Progres Perbaikan Jalan Di Kaltim

dejournalindonesia – Melalui akun pribadinya Firdaus Alwi yang di unggah ke dalam grub Media Sosial Facebook Urang Samboja baru-baru ini menulis status “KUALA SELALU DIHATI TAPI JALANNYA BIKIN SAKIT HATI” langsung ramai mendapatkan respon, bahkan dari pantauan media ini pada pukul 23:31 terdapat 194 komentar dan 489 like.

Melihat ramainya perbincanggan tersebut Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun juga memberikan respon dan ikut kesal.

“Wajar saja masyarakat kesal dan marah, karena saya juga sebagai masyarakat yang melintasi ikut langsung merasakan apa yang di alami masyarakat,” ujar Muhammad Samsun melalui pesan Singkat.

Lebih lanjut Muhammad Samsun menyampaikan bahwa anggarannya sudah di anggarkan, “saya yang ikut menandatangani dokumen APBD 2021 lalu” memastikan anggaran perbaikan jalan provinsi untuk wilayah Pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2021 telah disahkan, sekarang tinggal secara tehnis PU yang melaksanakan untuk proyek segera dimulai.

Politisi dari partai PDI-P ini membeberkan, anggaran tersebut untuk perbaikan di beberapa ruas jalan, yaitu dari kilometer 38 menuju Simpang Samboja dengan anggaran yang disiapkan sebesar Rp 13,135 milyar. Jalan dari simpang Sangasanga menuju ke Kelurahan Dondang dianggarkan sebesar Rp 22,5 milyar.

Perbaikan jalan Samarinda Seberang menuju Sangasanga dianggarkan senilai Rp 11,25 milyar. Jalan Samboja menuju Muara Jawa Rp 6,25 milyar dan jalan dari batas Balikpapan menuju Samboja disiapkan sebesar Rp 15 milyar.

Menambahkan Samsun baru-baru ini juga telah meminta timnya turun langsung bersama PU Provinsi untuk meninjau titik prioritas agar tepat sasaran, “tim sudah saya minta langsung beberapa waktu lalu untuk turun bersama PU untuk meninjau titik prioritas, termaksud di titik Kuala Samboja” ujar samsun.

Anggota DPRD Provinsi Kaltim Daerah Pemilihan Kutai Kartanegara ini juga telah mengkonfirmasi langsung ke PU Provinsi terkait kendala belum di mulaikan beberapa titik kegiatan perbaikan jalan provinsi tersebut, salah satunya karena karena kebijakan PPKM sehingga memberikan beberapa batasan.

Namun Samsun menambahkan “Hasil konfirmasi PU Provinsi terakhir pemenang tender untuk titik Kuala Samboja sudah berkontrak, Insya Allah bulan September ini sudah bisa mulai pekerjaan di lapangan, begitu infonya” ujar Muhammad Samsun.

Saya akan terus melakukan pengawalan terkait proses perbaikan jalan provinsi tersebut, “berkali-kali saya telfon pejabat tehnis untuk segera mulai pengerjaannya” imbuhnya.

Selain itu, Samsun juga menyebut, prioritas perbaikan jalan yang masuk kewenangan provinsi di Kabupaten Kukar juga tidak hanya menyasar jalur di Pesisir Kukar. Tapi juga jalur lain di wilayah Kukar yang dinilai sangat memprihatikan.

“Perbaikan jalan provinsi di Kukar yang melintasi Tenggarong Seberang dan Sebulu sekaligus perbaikan di Simpang 3 Sambera Muara Badak 1 dan 2,” katanya.

“Jalan simpang 3 Sambera -Muara Badak disiapkan Rp 11,6 miliar. Jalan simpang 3 Sambera – Muara Badak 2 Rp 17,4 miliar. Simpang Lembuswana – Sebulu Rp 54 milyar,” pungkasnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Personel Kodim 0908/Bontang Bahu Membahu Dalam Pra TMMD Ke 112
ilustrasi Next post Sensitivitas Hingga 95 Persen Alat Tes PCR Kumur Di Perkenalkan