Trauma Menjomblo Pria di Tasikmalaya Cabuli 4 Balita dan Seekor Ayam

dejournalindonesia – Diduga stres belum mendapatkan pasangan hidup, W (43), warga Singasari, Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, nekat mencabuli empat orang balita berusia 5 tahun. Bahkan tak hanya itu, dirinya juga mencabuli seekor ayam milik tetangganya.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Hario Prasetyo Seno mengatakan, kelakuan bejat W memang terbilang nyeleneh. Selain melampiskan hasrat birahinya pada anak kecil, dirinya juga ‘memangsa’ hewan peliharaan milik keponakannya.

“Kami amankan pelaku berbuat cabul pada empat anak, karena tidak keluar, dia lalukan itu ke ayam,” ujarnya, Selasa (7/9/2021).

Untuk mendapatkan perhatian para korban, pelaku sengaja mengiming-imingi para korban yang masih balita dengan uang recehan Rp2 ribu. Kemudian meraba bagian tubuh terlarang para korban, termasuk diminta menyentuh kemaluan pelaku.

Hingga kini penyidik kepolisian masih mendalami psikologis pelaku, terkait kelainan seksual itu. Rencannya pihak kepolisian segera mendatangkan psikolog untuk memeriksa kejiwaan pelaku dalam waktu dekat.

“Akibat perbuatannya, pelaku diancam kurungan 15 tahun penjara,” ujar Hario.

Di hadapan penyidik polisi, W mengaku kelakuan bejatnya itu disebabkan faktor trauma belum berumah tangga, akibat sering ditinggal pacar sampai akhirnya menjomblo hingga kini.

“Saya sakit hati ditinggali pacar, kebetulan ada anak-anak karena gak keluar (ereksi) akhirnya ke ayam milik ponakan,” ujar Wahyu.

Rencannya dalam waktu dekat Polres Tasikmalaya, segera menggelar rilis kasus tersebut, untuk mengungkap lebih detail faktor utama yang melatar belakangi kelakuan bejat W.

Sumber berita; Liputan6 telah terbit dengan judul Pria di Tasikmalaya Cabuli 4 Balita dan Seekor Ayam, Mengaku Trauma Menjomblo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Tingkatkan Kualitas Kader, PDI Perjuangan Bontang Jalankan Pendidikan Pratama (PKP) Angkatan Kedua
Next post Sistem Peduli Lindungi BSSN Menjamin Aman