Komisi II Pertanyakan Izin Usaha Swalayan Yang Menjamur Di Kota Bontang

Dejournalindonesia– Semakin menjamurnya toko-toko modern dan berkedok toko swalayan biasa mendapat sorotan dari Komisi II DPRD Bontang.


Dody Rosdian Kasi Pengembangan Dalam Negeri, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (Diskop- UKMP), mengatakan dari 7 swalayan yang mengajukan izin hanya 3 toko yang izinya usahanya sesuai peruntukannya.


“Sisanya mengajukan perizinannya hanya toko biasa,” ujarnya dalam rapat bersama Komisi II DPRD Bontang, selasa (19/10/2021).


Dikatakan Doddy sudah berbagai upaya telah dilakukan oleh pihaknya, dari sampai pemberian surat terguran, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari ke 4 Swalayan tersebut.


Anggota Komisi II, Nur Salam menanggapi hal itu jika memang prinsip usaha yang dipakai toko modern itu tidak sesuai dengan izinnya, maka pemerintah wajib menegur.


“Mestinya ada penegakan aturan, izin tokonya, toko biasa. Tapi isinya Indomaret, wajib ditegur. Karena itu namanya menghindari penarikan retribusi,”ungkapnya.


Artinya ada proses penipuan perizinan, itu yang harus perhatikan. Jika nyata di Peraturan Wali Kota nomor 34 tahun 2018 mengatur pembatasan pemberian izin berdirinya franchise, sebaiknya aturan itu direvisi.


“Kalau itu membuat ekonomi kita bagus, ada potensi PAD didalamnya dibuka saja, agar tidak lagi penipuan perizinan,” tutupnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Agus Haris : Rusaknya Jalan Bonles, Menjadi Tanggung Jawab Bersama
Next post Komisi III DPRD Bontang Minta PLN Tambahkan Pasokan Listrik Di Pesisir Lok Tuan