Faisal Soroti Progres Bedah Rumah Selambai, Yang Lambat

Dejournalindonesia– Bedah rumah kampung selambai Lok tuan, program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) berjalan lambat mendapat sorotan dari Komisi III DPRD Bontang.

Faisal Anggota Komisi III DPRD Bontang, mengatakan ada sekitar 200 rumah  yang akan dilakukan bedah rumah belum terlihat adanya kemajuan, sementara waktu yang diberikan akan berakhir tahun ini sesuai dengan petunjuk teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR).

Ia pun menegaskan, , Dinas Perumahaan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) yang menaungi Program tersebut bertanggungjawab.

Dikatakan Faisal dalam program itu, untuk setiap bangunan akan menerima bantuan senilai 53 juta, dan akan dibagi dalam 2 tahap pencairan.

Dana  akan masuk dalam rekening penerima bantuan, agar dapat dibelanjakan untuk pembelian bahan material perbaikan rumah dan disesuaikan dengan kebutuhan, dan sudah tertuang dalam rencana anggaran biaya (RAB).

“Anggaranya sudah ada, sampai saat ini target pengerjaan belum ada yang selesai waktunya sudah mepet,”ujarnya saat ditemui Senin, (1/11/2021).

Menanggapi hal itu, Hendra Hadyanto, kepala seksi prasana, sarana utilitas umum, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan mengatakan masalah yang kami hadapi dilapangan saat ini ketersediaan bahan material.

“Ia dananya sudah ada, tetapi kendala kita saat ini adalah material yang dibutuhkan kurang itu yang menjadi hambatannya,”bebernya.

Yang perlu kita ketahui sekarang bahwa bantuan yang diberikan kepada masyarakat itu dalam bentuk material, bukan uang tunai, jadi masyarakat bisa bekerjasama dengan toko bangunan agar bisa menyediakan bahan apa yang dibutuhkan.

“Bila kebutuhan material sudah dapat terpenuhi, baru bisa terbayarkan,”ungkapnya.

Dijelaskan Hendra, dengan cara itutidak semua toko mau bekerja sama untuk menyediakan material yang diperlukan. Dari 200 rumah yang sudah kita targetkan, ada 140 rumah yang baru tersedia materialnya,tapi belum lengkap  semuanya.

Agar kegiatan ini bisa berjalan sesuai dengan waktu yang diberikan kami akan mencoba untuk mencari solusinya,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Hasil Sidak Penutupan Jalan Pos 7 Lok Tuan, Anggota DPRD Bontang Rencanakan Panggil Perusahaan dan Warga
Next post Peringatan Hari Pangan Ke-41 Wakil Wali kota Najirah Melaunching Toko Tani Indonesia