Komisi I DPRD Desak PT D&C Membayarkan Upah Kerja CV Cahaya Mandiri Yang Tertunggak Selama 2 Tahun

Dejournalindonesia – Anggota Komisi  I DPRD Bontang, Abdul Haris meminta PT D&C Engineering agar dapat segera menyelesaikan persoalan tunggakan upah kerja terhadap CV Cahaya Mandiri yang sudah tertunggak selama lebih 2 tahun.

“Pihak Cahaya Mandiri sudah menuntaskan kewajibanya sesuai dengan kontrak kerja yang telah disepakati, tetapi sampai saat ini hak mereka belum terbayarkan,”ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurutnya jika permasalahan ini tidak selesai, Komisi I akan membentuk Pansus, pasalnya proses mediasi ini sudah berulang kali di lakukan, namun tidak ada hasilnya.

“Bayangkan aja bagaimana nasib  para pekerja  yang sudah menunggu haknya tapi belum diberikan, kami hanya mencoba memfasilitasi,”ucapnya.

Kedua belah pihak pun sudah ada kesepakatan yang diambil dari pertemuan yang dilakukan untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Kedua belah pihak yang berselisih sudah sepakat dan akan mengatur sistim pembayarannya,”terangnya.

Saat dikonfirmasi pimpinan CV Cahaya Mandiri Syarifuddin menjelaskan ada 5 invoice yang sudah disepakati dan sudah ditanda tangani bersama pimpinan perusahaan dalam kontrak kerja.

 Ada invoice yang terakhir senilai Rp 513 juta yang sampai saat ini belum terbayarkan. Sejak maret 2020 hingga November 2021.

Invoice terakhir inilah yang disoal pihak PT D&C, yang merupakan upah atas pekerjaan penanaman rumput yang dianggap tidak sesuai dengan harga yang diinginkan, sementara pengerjaan penanamannya sudah selesai.

“Kenapa tidak dari awal. Sementara itu sudah disepakati dan ditandatangani bersama,” ujarnya

Menanggapi hal itu, Ahmad Noor selaku manajer Humas PT D&C Engineering menyatakan, menyanggupi dan akan melunasi invoice tersebut.

 “Akan kami negosiasikan dengan direktur utama D&C Engineering di Jakarta. Dan akan kami atur terkait sistem pembayarannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Komisi II DPRD Bontang, Usul Bapenda Jemput Bola Ke Potensi PAD yang Tersendat
Next post Komisi I DPRD Bontang Minta Pemkot Gencar Sosialisasi Vaksin Covid-19 Bagi Anak Usia Dini