Dejournalindonesia – Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina mempertanyakan banyaknya trailer pengangkut tiang pancang yang selalu melintas di sepanjang jalan soekarnao- Hatta  di luar waktu yang telah ditentukan.

Itu disampaikannya pada saat rapat bersama Dinas Perhubungan, Dinas pekerjaan Umum dan penataan Ruang dan Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan beberapa waktu yang lalu.

Dikatakannya, bahwa  aktivitas tersebut harus dibatasi sambil menunggu jalan yang rusak telah selesai diperbaikin.

Ia pun mengaku, sudah beberapa minggu ini melihat truk tersebut melintas saat jalan padat kendaraan yang menuju kantor pemerintahan di Bontang Lestari.

“Jalan aja belum ada perbaikan sudah ada aktivitas kendaraan berat yang melintas,,”ujarnya.

Dikonfirmasi terkait itu, Kepala Seksi(Kasi) Angkutan Umum,Dinas Perhubungan (Dishub),Welly Sakius, membenarkan adanya aktivitas truk pengangkut tiang pancang yang selalu melewati jalan Soekarno –Hatta hingga M Roem ,Bontang lestari.

Welly menjelaskan aktivitas mobil truk itu berjalan atas surat yang dikeluarkan oleh pihaknya.

“Untuk waktu angkutnya kami sesuaikan dengan aturan dan tidak melebihi beban angkut dibawah 8 ton,”ungkapnya.

Ditambahkanya bahwa tiang pancang yang dimuat adalah pesanan PT EUP yang dibawa dari pelabuhan Loktuan menuju Pabrik CPO di Bontang Lestari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *