Dua Kapal Pengangkut Sampah Beroperasi Setelah Beberapa Tahun Tertunda

Dejournalindonesia – Wakil Ketua DPRD Bontang, Junaidi mengatakan pengadaan kapal pengambil sampah  di kampung Bontang Kuala ini sempat tertunda dan sekarang baru terealisasi.

Ia menjelaskan awalnya tahun 2019 untuk APBD 2020 usulan disampaikan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang, Namun tidak dapat berjalan karena anggaran diprioritaskan untuk penangganan Covid-19.

Dan begitu juga untuk APBD murni tahun 2021, untuk itu ia kembali mengusulkan di anggaran perubahan. Hampir 2 tahun program itu baru bisa terealisasi.

“ Syukur alhamdulillah akhirnya tahun ini bisa terlaksanakan,”ujarnya.

Junaidi pun mengungkapkan ini adalah keinginan masyarakat pesisir Bontang Kuala yang meminta pengadaaan kapal angkut sampah.

Karena setiap ia melakukan reses, masyarakat selalu menyampaikan untuk pengadaan kapal pengambil sampah.

Dia juga menilai, bahwa kapal pengambil sampah ini sangat efektif disaat semakin bertambahnya penduduk di pesisir, maka jumlah sampah pun akan bertambah.

Apalagi disekitar pesisir Bontang Kuala banyak pelaku UMKM yang membuka usaha rumah makan dan lapak-lapak kafe.

“Kalo kita lihat beberapa pengunjung tanpa disadari sering membuang sampah kelaut,”bebernya.

Harapanya, pemkot dapat melakukan inovasi khusus untuk menanggani sampah yang ada di laut maupun sungai.

”Saya harap pemerintah dapat menganggarkan untuk seluruh pesisir kota Bontang,”ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Banjir Menjadi Masalah Serius DPRD Bontang Akan Gelar Rapat Besar
Next post Tidak Sesuai Target Jembatan Selambai Terancam Tidak Rampung