Komisi III Singgung Serapan Anggaran Masih Kecil, Ini penjelasan PUPRK

Dejournalindonesia – Komisi III DPRD Kota Bontang menilai serapan anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) masih kecil.

Anggota Komisi III DPRD Bontang, Astuti menyebutkan jika di bidang Bina Marga senilai 29 miliar namun baru terealisasi 1,8 miliar sedangkan ini sudah masuk bulan Agustus.

“Ini uangnya masih banyak tapi jalan kita ini masih banyak yang rusak,” ungkapnya di rapat dengar pendapat di Sekertariat Dewan, Selasa (9/8/2022).

Labih lanjut, ia juga meminta untuk dinas PUPRK lebih memperhatikan kualitas paling tidak lebih baik dari kondisi jalan sebelumnya karena itu tidak akan bertahan lama.

“Ini kan jalan Soekarno Hatta bukan jalan nasional jadi bisa lebih diperhatikan karena kalau jalan di Kota Bontang mulai dari Tugu Selamat Datang hingga Bontang Kuala itu sebagian sudah di back up Balai Jalan jadi tidak banyak menggunakan anggaran APBD,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Bina Marga PUPRK Kota Bontang, Anwar Nurdin minimnya realisasi anggaran diakibatkan karena tidak diberlakukan uang muka.

Dijelaskan, soal progres fisiknya dilapangan, semua sudah on progres dan tinggal pembayaran saja. Seperti Jalan Soekarno Hatta yang sudah selesai pengerjaannyan tapi sampai sekarang belum terbayarkan karena Dana Alokasi Khusus (DAK) baru diterima 20 persen dari nilai Rp 4 miliar.

“Dana 29 miliar itu semua sudah berkontrak tapi Ini saya dikasi dalam bentuk catatan bukan dalam bentuk uang, jadi saya bingung juga. Tidak ada uang muka, pembayarannya juga pembayarannya bukan bulanan melainkan per termin 50 dan 100,” jelasnya.

Terkait, jalan di Bontang Lestari ini akan dilakukan peningkatan dan baru dilakukan review desain pasalnya kendaraan yang melintas selalu melebihi beban yangs seharusnya.

“Padahal sebelumnya Dinas Perhubungan sudah memasang rambu batas maksimum kendaraan ialah 8 ton namun kenyataannya tetap yang melintas lebih dari itu,”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post Proyek Pembangunan Fisik PUPRK dan Perkimtan Dinilai Belum Maksimal, Komisi III: Harus Dikebut Pengerjaannya
Next post IMB Berganti jadi PBG, PUPRK Masih Terus Lakukan Sosialisasi ke Masyarakat