Disperkimtan Sebut Progres Kotaku di Selambai akan Dilanjut Menggunakan APBD

Dejournalindonesia – Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) merupakan salah satu upaya strategis Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk mempercepat penanganan permukiman kumuh di perkotaan.

Sehingga dalam pelaksanaannya menggunakan platform kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, kota/kabupaten, masyarakat dan stakeholder lainya dengan memposisikan masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota sebagai pelaku utama (nakhoda).

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Bontang, Edy Prabowo mengungkapkan dalam implementasi pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh, dimulai dari tahap pendataan, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi dan keberlanjutan.

“Nanti tiap tahapan dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan masyarakat, pemerintah kabupaten/kota serta stakeholder terkait lainnya,” ungkapnya, Kamis (17/8/2022).

Lebih lanjut, ia menyebutkan Sumber pembiayaan Program Kotaku berasal dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, swadaya masyarakat dan pemangku kepentingan lainya (stakeholder) serta dari lembaga mitra pembangunan pemerintah.

“Untuk kegiatan penataan Kawasan kumuh di Selambai, Kelurahan Loktuan tahun ini tetap dilanjutkan melalui dana APBD,” jelasnya.

Diketahui, tahun 2022 ini terdapat kegiatan pekerjaan pemasangan papan lantai dengan total penanganan kurang lebih 323 meter. Adapun rianciannya ialah, jalan 4 meter sepanjang 225 meter, jalan 2 meter sepanjang 36 meter, dan pekerjaan jalan jembatan baru sepanjang 62 meter dengn lebar jalan 2 meter.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Previous post 2022, Perkimtan Bontang Lakukan Perbaikan 80 Unit Rumah Tidak Layak Huni
Next post Jalan Rusak Depan Sport Center Bakal Diperbaiki, Ini Penjelasan PUPR Bontang